Body language kucing yang perlu kamu ketahui

1.       Mengangkat ekornya  tegak ke atas

Dia sedang(ingin) menarik perhatian kamu.

2.       Mengusap-usapkan kepala hingga belakang tubuhnya ke suatu benda

Dia biasanya ingin dimanja (sedang flirting) atau ingin diberi makan. Gerakan ini juga bisa kita lihat dari ekor yang tegak keatas dan sedikit bergetar.

3.       Mengedipkan matanya secara perlahan ke kamu

Dia sedang mencoba berkomunikasi dengan kamu. Kedipan kucing juga bisa diartikan bahwa kucing telah mengganggap kamu sebagai teman dan bukan sebagai ancaman. Saat kucing merasa aman dan nyaman, ia akan menunjukkan isyarat melalui matanya. Sebaliknya, bila kucing merasa terancam, ia akan membuka matanya lebar, tidak akan berani berkedip dan terus mengawasi kamu.

4.       Menghadapkan telinganya ke depan

Dia sedang senang atau bahagia .

5.       Menghadapkan telinganya ke depan sambil membuka matanya lebar-lebar

Dia sedang menggunakan instingnya, biasanya sedang berburu atau bermain atau sedang memerhatikan sesuatu / waspada .

6.       Menghadapkan telinganya kebelakang

Dia sedang jengkel, kesal atau marah.

7.      Mengeluarkan suara mengeram/erangan

Dia sedang jengkel, geram ,atau sedang tidak ingin diganggu.

8.      Menghadapkan telinganya kebelakang sambil memperlihatkan gigi dan mengeluarkan suara desisan

Dia memperingatkan anda dengan keras ,untuk menjauhi mereka atau jangan berbuat macam-macam dengannya.

9.       Mengeluarkan suara dengkuran

Dia sedang sangat senang dan ingin dimanja.

10.      Melakukan pijatan kepada pemiliknya.

Pernah dipijat sama kucing? Nah bagi pemilik kucing yang pernah merasakan pijatan kucing, kamu beruntung.. ini artinya kamu sudah benar-benar dianggap sebagai bagian dari hidup si kucing. Soalnya ini gerakan yang langka, kucing sangat amat jarang ngelakuin ini. Bisa dibilang ini gerakan kucing untuk nunjukin cintanya ke kamu, aaww. Pijatan juga bisa diartikan si kucing ingin membuat rekannya merasa nyaman dengan dipijat. Fyi, gerakan pijatan yang dilakukan kucing sebenarnya adalah naluri kucing yang sudah ada dari bayi. Ketika kucing masih menyusui, kucing biasanya akan melakukan pijatan disekitar area puting si induk dengan maksud menstimulasi agar susu dapat keluar.

11.       Kecupan dan menjilati tubuh pemiliknya

Karena bibir kucing tidak seperti bibir manusia yang bisa dimonyong-monyongin hehe. Bentuk kecupan kucing diekspresikan dengan menempelkan hidung atau bagian depan mulutnya dan atau sambil sedikit menjilati, artinya kucing sudah menganggap kamu sebagai bagian dari keluarganya. Bentuk jilatan pada kucing biasa ditunjukkan ketika kucing sedang merawat diri atau membersihkan dirinya sendiri. Merawat diri merupakan bentuk dari afeksi (rasa kasih sayang). Hal ini juga biasa ditunjukkan oleh induk kucing ketika sedang merawat anaknya.

11.       Mengibas-ngibaskan ekornya

Dia merasa tidak nyaman atau mencoba menghibur diri.

12.       Mengembangkan bulu mereka

Dia sedang kedinginan.

13.       Mengembangkan bulu pada punggung dan ekornya

Dia sedang ketakutan atau sedang marah.

14.       Menjilati anggota tubuhnya

Dia sedang membersihkan diri .

13.       Mencakar-cakarkan kukunya ke suatu benda (biasanya kayu, sofa, karpet, dan karet)

Dia sedang mengasah kukunya. Di sisi lain, kucing melakukan ini untuk memuaskan naluri atau hasrat mencakarnya. Hal ini dikarenakan secara alami kucing adalah hewan predator yang menduduki peringkat atas struktur rantai makan. Cakar kucing di alam liar memang didesain untuk berburu.

14.       Me-ngeong dengan suara khas (kucing jantan)

Dia sedang memanggil lawan jenisnya dan ingin kawin.

15.       Menyemprotkan air seninya ke suatu objek (kucing jantan)

Dia sedang menandai daerah kekuasaan mereka.

16.   Mengguling-gulingkan badannya ke tanah (kucing betina atau jantan)

Dia sedang terangsang (flirting) atau punggungnya terasa sangat gatal.

17.       Menjilati alat reproduksinya bila hamil( kucing betina )

Waktu untuk melahirkan tidak lama.

18.       Me-ngeong dengan suara khas ( kucing betina )

Dia sedang mencoba memanggil atau berkomunikasi dengan anaknya.

19.       Duduk telungkup dan terlihat gemetar atau lemas

Dia sedang sakit / kesakitan.

20.       Menjulurkan lidahnya dan mulut sedikit membuka

Dia kehausan/kepanasan atau kelelahan , bisa juga karena kurang oksigen atau kesakitan.

21.       Mengeong sambil menatap wajah kamu

Dia meminta pertolongan kamu.

22.       Berjalan dengan terhuyung-huyung ( tidak seimbang )

Dia mengalami luka dalam.

23.       Pupil matanya bulat sempurna dan tidak berkedip

Dia kehilangan kesadaran.

Kurang lebih ini bahasa tubuh kucing pada umumnya yang pernah saya amati. Namun untuk beberapa kucing mempunyai bahasa tubuh masing-masing yang khas dalam mengekspresikan emosinya yang kurang lebih masih bisa kita pahami.

Semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s